Maskot Piala Dunia Dari Masa ke Masa

maskot piala dunia

Kompetisi sepak bola bergengsi yaitu piala dunia juga harus bisa menunjukkan kepada dunia bahwa ajang pertandingan sepak bola yang digelar empat tahun sekali itu menyenangkan, dan membuat gembira bagi siapa saja yang menontonya. Di sinilah maskot piala dunia mempunyai peran yang sangat penting.

Sebuah maskot dengan sifat dan karakteristiknya yang unik sengaja di desain untuk mempromosikan ajang piala dunia dan menghibur pada penontonnya. Namun, dikemudian hari perannya menjadi semakin luas. Yaitu sebagai duta negara tuan rumah dan merchandising produk.

Penggunaan maskot resmi piala dunia baru di mulai sejak tahun 1966 di Inggris, Meskipun piala dunia sudah lama terselenggara sejak tahun 1930. Tradisi penggunaan maskot ini terus berlanjut sampai ajang piala dunia 2018 di Rusia.

Berikut adalah maskot resmi piala dunia yang dilansir dari FIFA.com

  1. World Cup Willie (Inggris 1966)
    Inilah maskot pertama piala dunia. World Cup Willie di desain oleh seorang ilustrator buku anak berkebangsaan inggris, Reg Hoye. Maskot ini berwujud singa jantan – simbol tradisional kerajaan inggris yang dipakaikan berjersey bermotif bendera negara tersebut.
  2. Juanito (Meksiko 1970)
    Berbeda dari pendahulunya, maskot ini menggunakan manusia sebagai dasar modelnya. Juanito digambarkan sebagai seorang anak laki-laki berseragam bendera Meksiko, dan memakai topi sombrero lebar bertuliskan “MEXICO 70” di kepalanya.
  3. Tip dan Tap (Jerman Barat 1974)
    Tip dan Tap merupakan maskot pertama yang terdiri atas dua karakter berbeda. Keduanya menggunakan jersey tim Jerman Barat yang masing-masing bertuliskan WM dan 74. Kata WM sendiri merupakan singkatan dari Weltmeisterschaft yang diterjemahkan menjadi piala dunia.
  4. Gauchito (Argentina 1978)
    Desain Gauchito terinspirasi oleh para gaucho atau gembala hewan lokal Argentina. Hal ini dapat dilihat dari topi, syal, dan cambuk – aksesoris pakaian sehari-hari gaucho yang melengkapi jersey belang berwarna bendera Argentina yang dikenakan seorang anak laki-laki.
  5. Naranjito (Spanyol 1982)
    Nama Naranjito berasal dari naranja yang merupakan kata dari bahasa Spanyol untuk menyebut buah jeruk, sesuai dengan desain keseluruhan maskot. Ini menjadikannya maskot pertama yang dibuat berdasarkan benda selain manusia dan hewan. Buah jeruk sendiri merupakan buah yang umum dimakan masyarakat Spanyol. Sehingga tepat dipakaikan jersey merah-biru tim Spanyol.
  6. Pique (Meksiko 1986)
    Meksiko kembali menjadi tuan rumah piala dunia dan menggunakan cabai jalapeno sebagai basis desain maskot barunya. Nama Pique yang terseat pada maskot berasal dari kata bahasa Spanyol picante yang dapat bermakna lada atau rasa pedas. Agar semakin bercita rasa Meksiko, Pique dipakaikan kumis tebal dan topi sombrero yang mewakili tradisi rakyat Meksiko.
  7. Ciao (Italia 1990)
    Diantara semua maskot piala dunia, barangkali inilah maskot dengan desain paling tidak biasa. Maskot ini bukan berbentuk manusia dan bukan pula hewan. Ciao adalah stick figure bercorak warna bendera nasional italia dengan bola sepak sebagai bagian kepalanya. Kata Ciao yang digunakan sebagai nama merupakan kata sapaan dalam bahasa Italia yang bisa berarti “halo” atau “selamat tinggal”
  8. Striker, the World Cup Pup (Amerika Serikat 1994)
    Sepak bola bukan olahraga yang terpopuler di Negeri Paman Sam. Karena itu dipilih hewan peliharaan paling umum di Amerika Serikat, yaitu anjing sebagai maskot. Tidak tanggung-tanggung, Studio Warner Bros digandeng untuk mendesain striker, lengkap dengan jersey merah putih biru AS. Semua itu dilakukan demi memikat penonton negeri tuan rumah.
  9. Footix (Prancis 1998)
    Bagi masyarakat Indonesia, mungkin inilah maskot piala dunia yang paling terkenal. Footix berwujud ayam jantan, lambang nasional negara Prancis yang diberi warna biru dan merah sesuai bendera nasionalnya. Nama Footix berasal dari kata football yang mengalami pemenggalan dan ditambahkan akhiran -ix seperti nama Asterix, tokoh dari komik populer berjudul sama asal negeri tersebut.
  10. Ato, Kax dan Nik aka The Spheriks (Korea Selatan – Jepang 2002)
    Desain maskot ini terbilang sangatlah unik. The Spheriks adalah murni hasil rekaan CGI. Warna yang diusung ketiganya yaitu oranye, ungu, dan biru pun menambah kesan futuristik. The Spheriks juga dibuatkan serial animasinya sendiri.
  11. Goleo VI (Jerman 2006)
    Desain Goleo sempat banir kritikan yang mengatakan bahwa singa kurang mewakili Jerman, bahkan merupakan bagian dari lambang tradisional Inggris dan Belanda yang notabene rival histori Jerman. Namanya berasal dari kata goal yang digabungkan dengan leo.
  12. Zakumi (Afrika Selatan 2010)
    Sebagai maskot, Zakumi ini sangat Afrika Selatan. Dasar modelnya, macan tutul adalah hewan yang umum ditemukan di negara paling selatan benua Afrika. Warna hijau dan emas yang digunakan merupakan warna timnas tuan rumah. Nama Zakumi berasal dari bergabungnya kode negara tersebut, yaitu “ZA” dengan kata kumi yang merupakan beragam bahasa di Afrika untuk angka sepuluh.
  13. Fuleco (Brazil 2014)
    Brazil tidak hanya ingin mengampanyekan semangat bermain sepak bola, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai lingkungan. Hal itu ditujukan dengan memilih armadilo three-banded, hewan endemik brazil yang berada dalam kondisi rentan punah akibat kerusakan lingkungan di negeri Samba itu sebagai maskot.
  14. Zabivaka (Rusia 2018)
    Inilah maskot terbaru piala dunia, si serigala energik pemakai kacamata sporty yang sedang asik bermain sepak bola. Kreator Zabivaka, mahasiswi desain grafis Tomsk State University, Yekaterina Bocharova mengatakan terinspirasi dari film kartun produksi Disney ketika menciptakan maskot ini. Diterjemahkan dari bahasa Rusia, arti nama Zabivaka adalah “Sang Pencetak Gol”.

Berikut adalah daftar maskot di ajang piala dunia. Mulai dari yang imut, sampai yang keren.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *