Pertandingan Piala Dunia Terbaik Sepanjang Sejarah

Pertandingan Piala Dunia Terbaik

Piala Dunia telah melahirkan beberapa pertandingan sepakbola terbesar yang pernah terjadi. Dari sekian banyak kami pilihkan beberapa laga terbaik yang hingga saat ini terus teringat.

Pertandingan Terbaik Sepanjang Sejarah Piala Dunia

1. Jerman 7 – 1 Brazil (2014)
Menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014, harapan besar ada di pundak Neymar dan Brazil. Perjalanan merekapun cukup baik hingga mencapai babak semifinal. Tapi lawan yang mereka hadapi juga merupakan favorit yaitu Jerman.

Petakapun terjadi, setelah gawang Julio Cesar saat itu dijebol lima kali oleh tim Panser hanya dalam waktu 30 menit. Sontak semua terkejut dan heran tidak menyangka dengan apa yang mereka saksikan. Ini merupakan pertandingan terbesar yang tak akan pernah dilupakan masyarakat Brazil.

Jerman dengan pemain-pemain terbaiknya menghabisi tuan rumah dengan skor telak 7-1. Tangis pun menyelimuti seluruh warga dan pendukung Brazil selepas pertandingan.

2. Belanda 5 – 1 Spanyol (2014)
Spanyol adalah juara bertahan dan diharapkan bisa bersaing untuk mempertahankan gelar Piala Dunia 2014. Mereke mengawali turnamen dengan laga ulangan final 2010 melawan Belanda, dan sejarah terjadi.

La Furia Roja memulai laga dengan baik, Xabi Alonso mengonversi penalti untuk membawa keunggulan 1-0 saat laga berjalan setengah jam. Tapo tak ada yang menyangka dengan strategi Louis van Gaal hingga Spanyol terus di hujani serangan mematikan.

Arjen Robben kemudian memulai gempuran Belanda di babak kedua. Dia mencetak gol pada menit ke-53, Stefan de Vrij 11 menit setelahnya, dan kemudian Van Persie memanfaatkan kesalahan fatar dari kiper Casillas skor 4-1 untuk Oranje dalam tempo yang tak lama. Robben menuntaskan perlawan skuat asuan Vicente del Bosque dengan skor 5-1.

3. Uruguay 1 – 1 Ghana (4 – 2 Penalti) (2010)
Ghana membuat sejarah baru dengan mencapai babak perempat final di turnamen 2010. Tak banyak wakil Afrika yang bisa sampai ke babak itu. Uruguay menjadi penantang mereka untuk mimpi melaju ke semifinal.

Sulley Muntari membawa Ghana unggul lebih dulu setelah menciptakan gol indah dari jarak 40 meter. Diego Forlan kemudian menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas pada menit ke-55. Skor 1-1 tak berubah hingga pertandingan berakhir dan babak perpanjangan waktupun tak terlesakan.

Momen terbaik terjadi saat Ghana meraih tendangan sudut, membuat kekacaukan di pertahanan Uruguay. Pemain Ghana melepaskan tendangan dan melewati kiper Fernando Muslera, tapi Luis Suarez yang berdiri di garis gawang membokir bola menggunakan kedua tangannya.

Asamoah Gyan maju sebagai algojo tetapi bola membentus mistar gawang. Masyarakat Uruguay sontak bergembira, berbanding terbalik dengan Ghana yang telihat terpukul. Laga dilanjutkan ke babak adu penalti.

Forlan mencetak gol pertama, begitu pula Gyan. Victorino Appiah, dan Scotti semianya mencetak gol. John Mensah gagal, sama seperti Alberto Pereira serta Adiyiah. Kedudukan 4-2 untuk Uruguay.

4. Uruguay 2 – 1 Brazil (1950)
Format berbeda pada Piala Dunia 1950, ketika setiap juara dari empat grup berbeda akan dipertemukan dalam 1 grup. Sistem poin menjadi penentu siapa pemenang Piala Dunia.

Brazil hanya membutuhkan hasil seri untuk menjuarai Piala Dunia 1950, seteleh mengalahkan Swedia 7-1, dan Spanyol 6-1. Mereka yang menjadi tuan rumah sudah banyak yang siap merayakan pesta. Tapi Uruguay datang sebagai pengacau.

Di depan rekor penonton terbanyak hampir 200.000 di Estadio do Maracana, Brazil unggul terlebih dahulu melalui gol Friaca pasca turun minum. Uruguay menciptakan comeback dalam 25 menit terakhir melalui Juan Alberto Schiaffino dan Alcides Ghiggia. Pele yang menjadi bintang besar Brazil kata itu menangis tersedu-sedu menyaksikan timnya kalah di depan public sendiri.

5. Argentina 2 – 1 Inggris (1986)
Ada dua momen paling mengesankan yang terjadi dalam empat menit. Hal itu dilakukan oleh Diego Maradona.

Untuk yang pertama, peristiwa yang selalu diingat oleh pecinta sepakbola yakni “gol tangan tuhan”. Maradona yang kalah dalam segi postur, mencoba berduel dengan kiper Inggris, Peter Shilton untuk memperebutkan bola yang melayang di udara. Permainan licik di mainkannya, dia menjulurkan tangannya lebih tinggi dari shilton hingga mengenai bola, dan masuk ke dalam gawang, dan wasit Mensahkannya.

berikutnya datang hanya empat menit kemudia, dan ini menjadi gol terbaik di turnamen tersebut. Maradona menggiring bola dari lini tengah, dan kemudian melewati lima pemain bertahan Inggris sebelum menaklukkan kiper. Gary Lineker mencetak gol hiburan pada menit ke-81, tetapi itu tidak cukup.

Ini mungkin salah satu pertandingan terbaik yang pernah ada.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *