Sejarah Kelam Piala Dunia

Catatan kelam yang terjadi dalam sejarah Piala Dunia

Piala dunia merupakan ajang turnamen yang paling menarik perhatian di seluruh dunia. Tak hanya tentang sepakbola. Berbagai aspek lainnya turut menjadi perhatian.

Banyak cerita membanggakan yang terlahir di Piala Dunia. Namun dibalik itu semua. tidak sedikit juga catatan kelam yang terjadi di ajang bergengsi ini.

1. Kasus doping Dieo Maradona (Piala Dunia 1994)
Kehebatan Diego Maradona di sepakbola memang telah di akui dunia, terlepas dari banyaknya juga kontroversi yang mengikutinya. Satu catatan hitamnya terjadi pada Piala Dunia 1994. Di penghujung kariernya tersebut, dia harus dipulangkan karena terbukti melakukan doping.

Maradona sendiri sempat bermain dalam dua pertandingan awal dan berhasil mencetak satu gol dan satu assist. Saat itu usianya telah mencapat 33 tahun. FIFA sendiri menemukan lima jenis zat terlarang dalam darah maradona saat melakukan test doping. Zat tersebut dipercaya dapat meningkatkan energi bagi pemakainya.

2. Campur tangan diktator Italia di Piala Dunia 1934
Setelah diskusi panjang FIFA tentang siapa yang akan menggelar Piala Dunia 1934, akhirnya Italia diputuskan untuk menggelar Piala Dunia kedua tersebut. Saat itu sendiri Italia dipimpin oleh diktator fasisme, Benito Mussolini yang kemudian menjadikan ajang Piala Dunia sebagai bahan promosi fasisme.

Tak cukup itu, Mussolini pun dipercaya ikut campur dalam pertandingan dengan melakukan hal-hal licik pada saat itu. Selain memasukkan beberapa pemain asal Amerika Selatan ke dalam skuatnya, dia juga menunjuk sendiri tim offisial ketika pertandingan Italia.

Tahun itu juga belum ada televisi dan media diatur oleh fasisme sepenuhnya. Sehingga fakta pertandingan-pertandingan tersebut bisa di sembunyikan dengan baik.

3. Keberhasilan Korea Selatan di Piala Dunia 2002
Piala Dunia 2002 menjadi yang pertama kalinya diselenggarakan di Asia. Korea Selatan dan Jepang menjadi tuan rumah bersama untuk turnamen 4 tahunan tersebut.

Dipenuhi kejutan seperti gagal lolosnya juara bertahan, Prancis dan lolosnya Turki ke semi final. Korea Selatan sendiri mencetak sejarah menjadi tim Asia pertama yang mampu lolos ke semi final.

Hebatnya, dalam ajang tersebut mereka berhasil mengalahkan tim-tim besar seperti Portugal, Spanyol dan Italia. Namun dibalik itu semua, ada sebuah catatan hitam yang menjadi sorotan. Yaitu keputusan-keputusan wasit yang dianggap berpihak kepada tuan rumah.

4. Tragedi penembakan Andres Escobar
Pada era 80 hingga 90-an Kolombia dikenal sebagai negara yang penuh dengan kekerasan dan penjualan obat terlarang. Hal inilah yang kemudian menjadi penyebab tewasnya Andres Escobar, pemain bertahan Kolombia di Piala Dunia 1994.

Hal itu bermula saat Andres Escobar melakukan gol bunuh diri saat menghadapi tuan rumah, Amerika Serikat. Sehingga kedudukan berakhir 2-1 untuk kemenangan Amerika Serikat.

Tragisnya, 5 hari kemudian Escobar tewas ditembak oleh sekelompok orang dengan luka 6 tembakan di sebuah lapangan parkir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *